Find Us On Social Media :

Mulai Sekarang Hentikan Konsumsi Madu dengan Alasan Tuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, WHO Larang dan Berikan Alasan Tak Terduga Ini

By Ekawati Tyas, Kamis, 22 Juli 2021 | 09:22 WIB

WHO tak menyarankan konsumsi madu guna meningkatkan daya tahan tubuh

GridPop.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan sejumlah tips guna menjaga daya tahan tubuh saat menghadapi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum usai.

Berdasarkan data dari worldometers.info via Tribunnews.com, kini telah tercatat bahwa ada 192.281.116 kasus Covid-19 per Rabu, 21 Juli 2021 pukul 14.00 WIB.

174.965.113 di antaranya sembuh dan 4.134.015 meninggal dunia.

Baca Juga: Lelah dengan Jerawat yang Muncul? Simak Bahan-bahan Alami Ini Tuk Bantu Hempaskan Jerawat dan Bekasnya

Terus bertambahnya kasus, WHO memiliki tips agar imun dapat terjaga.

Pasalnya imun menjadi hal penting guna memerangi virus ini.

Dilansir dari Nakita.ID, berdasarkan rekomendasi WHO, diet gizi seimbang sangat disarankan agar daya tahan tubuh meningkat.

Pasalnya, dalam meningkatkan imun, nutrisi serta hidrasi amat berperan penting.

Namun ada hal mengejutkan yang dirilis WHO tentang makanan yang wajib dihindari demi menjaga kesehatan tubuh.

Madu menjadi salah satunya lantaran porsinya yakni sebagai sumber gula.

Tak hanya itu, ada juga sirup jagung, susu, gula aren, dan gula tebu yang tak disarankan oleh WHO.

Baca Juga: Selama Ini Salah Kaprah, Ternyata 4 Cara yang Biasa Digunakan untuk Membedakan Madu Palsu dan Madu Asli Ini Tidak Efektif, Begini yang Benar Menurut Pakar Madu dari UI

Bukan tanpa alasan, tambahan gula pada makanan akan memberikan kalori ekstra jika tanpa memberi tambahan nutrisi baik.

Alhasil risiko kesehatan berupa kenaikan berat badan hingga masalah gigi mulut dapat meningkat.

Tak hanya itu, makanan tinggi garam seperti makanan kemasan dan camilan juga dilarang oleh WHO.

Makanan utuh dan segar juga harus diusahakan dapat dikonsumsi sehingga nutrisi yang didapat lebih optimal.

Dr. Arti Indira,Sp. GK, M. Gizi, dokter spesial gizi menjelaskan jika diet gizi seimbang dapat dilakukan dengan banyak mengonsumsi makanan segar, membatasi gula garam juga memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

“Jadi, setengah dari piringnya perbanyak sayuran sedikit buah-buahan, setengah laginya bagi dua, seperempat untuk sumber karbohidrat dan seperempat lagi untuk sumber protein,” jelas dr. Arti.

Ia menambahkan bahwa WHO pun mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental guna meningkatkan sistem imun.

“Kalau dilihat di rekomendasi WHO ini ada juga phsyco social support, jadi WHO juga menyadari kalau sudah menerapkan diet gizi seimbang, tapi kalau kondisi mental tidak baik, maka sistem imun tidak akan optimal,” tukasnya.

Baca Juga: Tak Hanya Kurangi Risiko Stroke dan Penyakit Jantung, Rutin Minum Air Rebusan Pisang Dicampur Madu juga Bisa Datangkan 3 Manfaat Lain, Apa Saja?

GridPop.ID (*)