Find Us On Social Media :

Kontroversi Menghebohkan Budhi Sarwono Sebelum Jadi Tahanan KPK, Ngeluh Soal Gaji hingga Berlakukan Aturan Sembrono di Masa PPKM

By Ekawati Tyas, Selasa, 7 September 2021 | 07:02 WIB

Bupati Banjarnegara tertunduk lesu dengan rompi KPK.

"Tunjangan enggak ada, enggak ada tunjangan apa-apa. Uang operasional ada, uang operasional saya Rp 31 juta koma berapa gitu. Itu untuk keperluan keliling sehari-hari, pulsa, untuk kondangan dan sebagainya," kata Budhi seperti diberitakan Kompas.com, 2 Oktober 2019.

Gaji yang diterima Budhi, dinilai terlalu kecil olehnya.

"Kalau saya harus keliling 20 kecamatan gimana. Kalau Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) kasihan, ada 35 kabupaten/kota," kata Budhi

"Kalau seperti itu ngajari bupati cluthak (suka mencuri), kalau cluthak sudah disiapkan jepretan (senjata) yaitu KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), habis bupati se-Indonesia," sambungnya.

Ia beranggapan bahwa idealnya seorang bupati memiliki gaji kisaran Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.

2. Izinkan hajatan di tengah PPKM

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Budhi sempat membuat heboh lantaran mengizinkan warganya menggelar hajatan pada pertengahan Juni 2021.

Saat itu, Jawa Tengah diketahui sedang mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang sangat signifikan.

Budhi memiliki alasan, kebijakannya itu sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca Juga: Bak Termakan Omongan Sendiri, Ungkapan Budi Sarwono Tentang Hal Ini Kembali Jadi Sorotan Usai Jadi Tersangka KPK, Pengakuannya Dalam Video 48 Detik Mengejutkan