Find Us On Social Media :

Idap Penyakit Langka yang Nyaris Merenggut Nyawa, Wanita Ini Berhasil Bertahan Hidup dengan Cara Tak Lazim, Obat Kuat Pria Viagra Jadi Kuncinya

By Sintia N, Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:42 WIB

Wanita mengonsumsi viagra untuk bertahan hidup.

GridPop.ID - Sebagian dari anda tentu sudah tidak asing dengan obat bernama Viagra.

Viagra atau dikenal juga sebagai obat kuat pria adalah salah satu merek dagang untuk obat dengan kandungan sildenafil.

Melansir Kompas.com, obat jenis ini digunakan untuk menangani disfungsi ereksi alias impotensi pada pria.

Meski begitu, mengonsumsi pil berwarna biru ini secara berlebihan sangat tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Namun apa jadinya jika obat fenomenal ini justru dikonsumsi oleh seorang wanita?

Yang lebih mengejutkan, ia mengonsumsi viagra setiap hari selama 10 tahun.

Ya, hal ekstrem itu benar-benar dilakukan oleh seorang wanita asal China bernama Liu Hongyan.

Bukan tanpa alasan, melansir GridPop.ID (3/1/2020), Liu Hongyan dikabarkan harus mengonsumsi viagra untuk mempertahankan hidupnya dari penyakit langka.

Baca Juga: Akal Bulus Guru Cabul di Nias, Paksa 7 Siswi SD Nonton Film Porno di Kelas Sebelum Dicabuli, Aksi Pelaku Sudah Dilakukan Sejak 2020!

 

Menurut laporan China Press (6/5/2019), Liu Hongyan, seorang perempuan berusia 24 tahun dari Zhengzhou, Provinsi Henan, China, telah menggunakan Viagra selama 10 tahun terakhir.

Ia terpaksa mengonsumsi pil biru tersebut sejak menderita Pulmonary Hypertension (Hipertensi paru) yakni suatu kondisi peningkatan tekanan darah di dalam arteri paru-paru.

Xu Shuchang, seorang dosen dari Departemen Kedokteran Pernafasan di Universitas China Hong Kong, mengatakan bahwa Hipertensi Paru termasuk penyakit langka.

Pasien yang didiagnosis penyakit ini biasanya harus mengonsumsi obat selama sisa hidup mereka untuk meringankan kesulitan bernapas.

Satu-satunya pilihan lain yang tersedia adalah mendapatkan transplantasi paru-paru.

Ketika Liu didiagnosis mengidap Hipertensi Paru pada usia 10 tahun, dokternya memberi tahu bahwa ia mungkin tidak dapat hidup melewati usia 18 tahun.

Namun berkat Viagra, ia telah berhasil hidup lebih dari 10 tahun setelah diagnosis.

Di rumah sakit, Liu diminta untuk berjalan cepat - mungkin di atas treadmill - agar dokter dapat menilai kebugaran fisiknya.

Setelah berjalan sekitar enam menit, dia kehabisan napas dan harus duduk dan terengah-engah untuk waktu yang lama.

Baca Juga: Utang Rp 1 Juta Ditagihnya Rp 19 Juta, Mahasiswa Korban Pinjol Ilegal Ini Nyerah Tak Sanggup Bayar Lagi, Awal Mula Kisahnya Sungguh Tak Terduga

Pada saat dia mulai meminumnya, Liu mengatakan bahwa dia tidak tahu apa tujuan asli obat itu.

Meskipun demikian, dia akan membeli 10 kotak pil setiap bulan dan meminumnya tiga kali sehari.

Alasan dia mengambil Viagra untuk mengobati kondisinya adalah karena Viagra melebarkan pembuluh darah dan mengurangi gejala sesak napas Liu.

"Ketika saya pergi untuk membeli Viagra sendiri, orang sering merasa sangat aneh bahwa seorang gadis membeli obat ini, tetapi mereka tidak tahu bahwa obat itu digunakan untuk menopang hidup saya," kata Liu.

"Keadaan saya (fisik) setelah minum obat mirip dengan orang normal."

"Semua orang tidak mengetahui bahwa saya seorang pasien," kata Liu.

"Tapi di musim dingin, ketika cuaca dingin dan kekurangan oksigen, bibirku menjadi biru keunguan, jadi aku harus memakai lipstik."

Profesor Xu Shuxhang mengatakan bahwa penderita kondisi ini akan memiliki gejala seperti kelelahan, bibir biru, kaki bengkak, dan asma, dan juga menunjukkan bahwa orang yang merokok dalam waktu yang lama juga rentan terhadap Hipertensi.

Baca Juga: Emosi Muridnya Tak Kerjakan PR, Guru Ini Nekat Pukuli Siswanya hingga Tewas, Begini Nasib Pelaku Usai Diperiksa Polisi

GridPop.ID (*)