GridPop.ID - Pelaku aksi eksibisionis Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) berinisial FCN (23) alias Siskaeee telah ditangkap.
Melansir dari Kompas, Siskaeee ditangkap di Stasiun Kereta, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Sabtu (04/12/2021).
Bahkan momen penangkapan Siskaeee itu sempat terekam kamera hingg videonya viral.
Video tersebut diunggah di akun Twitter Polda DIY, Senin (6/12/2021).
Dalam video itu, sebelum ditangkap, Siskaee diikuti oleh dua orang polisi yang berpakaian preman. Satu orang polisi laki-laki dan seorang lagi polisi wanita.
Begitu turun dari kereta, polisi laki-laki berpakaian preman itu terlihat menghentikan Siskaeee.
Siskaeee tampak mengenakan jaket warna biru dan celana jeans biru.
Setelah dihentikan, polisi wanita berpakaian preman kemudian tampak memeriksa tas Siskaeee.
Terlihat juga petugas dari Kereta Api Indonesia menyaksikan penangkapan itu.
Siskaeee kemudian dibawa oleh dua petugas tersebut ke Polda DIY.
Selain menangkap Siskaeee, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu, mengatakan barang bukti tersebut terbagi dalam tiga kategori.
Kategori pertama yakni barang bukti yang dipakai sebagai alat bantu untuk memproduksi video syur. Meliputi lampu, kamera, kostum hingga cambuk.
Kategori kedua, merupakan barang bukti yang identik dipakai dalam video syur di Bandara YIA, meliputi bleser, rok hitam, dan kacamata.
Adapun kategori ketiga yakni barang bukti berupa hasil perolehan kejahatan tersangka meliputi mobil, perhiasan, dan buku rekening.
"Beberapa buku rekening yang akan kita jadikan alat bukti dalam transaksi keuangannya. Termasuk dalam bentuk mata uang asing," tuturnya, Selasa (7/12/2021).
Siskaeee sendiri sudah 4 tahun memproduksi video syur dirinya, melansir dari Tribunnews.
Bahkan, polisi menemukan 2.000 file dan 3.700 foto vulgar yang diproduksi Siskaeee.
"Atas pengungkapan ini, kami menemukan sekitar 2.000 video dan 3.700 file foto tersimpan di HP 150 GB dan di dalam sebuah hardisk. Itu kami jadikan barang bukti," kata AKBP Roberto dalam jumpa pers, Selasa (7/12/2021).
Siskaeee membuat video syur di sejumlah wilayah.
Di Yogyakarta, selain di Bandara YIA, Siskaeee membuat video syur di sejumlah lokasi, di antaranya di pusat perbelanjaan.
Konten-konten vulgar itu ia rekam sendiri menggunakan ponsel.
Selain di Yogyakarta, Siskaeee juga membuat konten vulgar di wilayah lainnya, seperti di Jakarta dan Bali. Bahkan Siskaeee juga membuat konten video syur dengan lokasi di luar negeri.
"Di luar negeri, di beberapa negara," tegasnya.
Berdasarkan pemeriksaan dan analisa polisi, Siskaeee diduga mendapatkan penghasilan sekitar Rp 15 juta hingga 20 juta per bulan.
Pendapatan itu berasal dari video syur yang ia buat dan kemudian dijual di situs berbayar.
GridPop.ID (*)