Find Us On Social Media :

Hati-hati! 5 Jenis Sayuran Ini Tak Baik Jika Dikonsumsi Dalam Kondisi Mentah Karena Bisa Picu Penyakit Mematikan, Begini Penjelasannya

By Septiana Hapsari, Rabu, 13 Mei 2020 | 19:30 WIB

sayuran yang tidak boleh dikonsumsi secara mentah

GridPop.ID - Sayuran adalah salah satu makanan yang wajib dikonsumsi.

Sayuran adalah asupan makanan sehat yang mengandung banyak zat yang dibutuhkan tubuh.

Beberapa orang bahkan menggunakan sayur yang dikonsumsi secara mentah untuk diet.

Mereka juga dianjurkan untuk memakan makanan organik yang tidak dimasak.

Baca Juga: Alih-alih Gunakan Desinfektan untuk Hindari Covid-19, Berikut Cara Bersihkan Buah dan Sayur yang Benar dengan Bahan-bahan Alami di Dapur

Bahkan, semakin banyak mengkonsumi makanan organik berarti semakin baik bagi tubuh.

Akan tetapi, melakukan diet mentah bukan berarti kamu boleh memakan semua sayuran dan makanan mentah.

Pasalnya, beberapa sayuran ternyata tidak dianjurkan untuk dimakan mentah-mentah.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini daftar 5 sayuran yang tidak boleh di makan mentah!

Baca Juga: Awas! Makan Sayur Bayam dan Tempe Goreng Bersamaan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan, Begini Penjelasan Dokter!

1. Brokoli

Brokoli, kubis Brussel, kembang kol dan anggota keluarga kubis lainnya dapat dimakan mentah oleh kebanyakan orang.

Tetapi beberapa orang memiliki masalah ketika memakannya mentah-mentah.

Brokoli mengandung gula majemuk yang disebut raffinose.

Itu tidak diserap oleh tubuh dan dipecah oleh bakteri di usus besar, akibatnya, kamu akan merasa kembung dan memiliki penumpukan gas.

Baca Juga: Anak Didiknya Dikira Orang Tak Punya hingga Berikan Susu Setiap Kali Bertemu, Dosen Ini Kaget Saat Tahu Mahasiswinya Putri Menkoplhukam

Untuk membuat sayuran ini lebih mudah di perut, Anda perlu memasaknya di oven.

Hal itu akan membuat brokoli akan menjadi lebih mudah dikunyah dan dicerna.

2. Terong

Terong mengandung senyawa yang disebut solanine, yang dapat mengurangi penyerapan kalsium dan mengiritasi saluran pencernaan.

Dalam dosis besar dapat menyebabkan sakit perut, diare dan gejala lainnya seperti muntah, sakit kepala, mual dan pusing.

Baca Juga: Sungguh Biadab! Anak SMP Dicabuli Paksa di Kandang Ayam hingga Hamil, Seorang Anggota DPRD Ini Berikan Iming-Iming Uang Rp 1 Miliar Agar Tuntutan Dicabut: Ini Bentuk Keprihatinan Saya

Jika makan terung mentah dan merasakan gejala-gejala ini, segera cari pertolongan medis.

3. Kentang

Kentang mentah biasanya tidak beracun.

Tetapi jika mereka tidak matang dan telah terkena cahaya untuk waktu yang lama, mereka mungkin mengandung jumlah yang berbahaya dari solanin.

Kamu akan tahu bahwa kentang akan menjadi buruk jika mulai berubah menjadi hijau.

Baca Juga: Bikin Geger, Firma Hukum Langganan Artis Hollywood Diretas Hacker, Data Penting Milik Lady Gaga Hingga Madonna Terkuak

Jangan makan secara mentah atau akan berisiko muntah, mengalami diare, sakit kepala, atau, paling buruk, kelumpuhan sistem saraf pusat.

4. Kacang Merah

Jika memakan biji mentah langsung dari tanaman, dampaknya tidak terlalu buruk, tetapi mungkin menderita mual, muntah, kram, dan sakit perut.

Hal ini dikarenakan kacang merah mengandung racun alami yang dikenal sebagai lectin.

Agar aman, rendam kacang di dalam air setidaknya selama lima jam sebelum merebusnya.

Baca Juga: Mimpi Basah Siang Hari Saat Ramadan Apakah Membatalkan Puasa? Begini Hukum dan Penjelasannya

Terakhir Tomat, sayuran yang juga bisa disebut buah ini memang tidak berbahaya ketika dimakan mentah-mentah.

Akan tetapi akan lebih baik jika memakannya dalam kondisi dimasak menurut studi dari Cornell University.

5. Tomat

Terakhir Tomat, sayuran yang juga bisa disebut buah ini memang tidak berbahaya ketika dimakan mentah-mentah.

Akan tetapi akan lebih baik jika memakannya dalam kondisi dimasak menurut studi dari Cornell University.

Baca Juga: Dapat Uang Saku Rp600 Ribu per Bulan, Simak Cara Mencairkan Saldo Kartu Prakerja Menggunakan Ovo, Gopay, dan LinkAja

Hal ini dikarenakan tubuh akan semakin banyak menyerap likopen dari tomat ketika dimasak.

Tomat dipanaskan selama dua menit, 15 menit, dan 30 menit, maka tingkat nutrisi secara bertahap meningkat semakin lama setelah mereka dimasak.

Lycopene telah terbukti membantu mencegah kanker dan penyakit jantung.

Baca Juga: Blak-blakan Buka Langkah Pemerintah Tangani Corona yang Tak Jujur, Anies Baswedan Mencak-mencak saat Kemenkes Tak Mau Buka Data Covid-19 Sejak Awal Pandemi

(*)