Find Us On Social Media :

Jokowi Wanti-wanti Pemerintah Daerah untuk Tak Asal Lockdown Satu Kota, Presiden: Skala Kampung Saja, Biar Tak Merusak Pertumbuhan Ekonomi!

By Arif B, Jumat, 12 Februari 2021 | 21:00 WIB

Jokowi Wanti-wanti Pemerintah Daerah untuk Tak Asal Lockdown Satu Kota

Jokowi mengatakan, lockdown mikro perlu dilakukan supaya ekonomi tidak rusak dan kegiatan ekonomi masyarakat terus berjalan.

Menurut dia, kebijakan lockdown satu kota tidaklah memungkinkan secara ekonomi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberi contoh lockdown skala masif di negara lain. Menurutnya, pembatasan semacam itu hanya akan merugikan semua pihak.

Baca Juga: Manis di Bibir Saja, Pakar Metafisika Ini Sebut Orang Tua Adit Jayusman Tak Benar-benar Restui Ayu Ting Ting: Masih Penuh Tanda Tanya

"Enggak bisa satu kota langsung dilockdown. Melihat proses yang dilakukan di negara lain, lockdown satu negara, satu provinsi, ekonomi jatuh. Jadi hati-hati mengenai ini," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar para wali kota benar-benar memperhatikan betul soal penyediaan obat corona, ketersediaan kamar di rumah sakit hingga tenaga kesehatan.

"Jangan ragu, kalau dirasa kurang meminta bantuan pemerintah pusat, TNI, dan Polri," kata dia.

Baca Juga: Tenaga Pendidik Tak Perlu Sedih Tak Ada Formasi CPNS 2021, 1 Juta Lowongan PPPK Terbuka Luas Bagi Guru, Berikut Sederet Penawaran dan Keuntungan Menggiurkan yang Diberikan

Sebelumnya, pemerintah kembali menerapkan PPKM di sejumlah kabupaten/kota di Jawa dan Bali. PPKM berlangsung pada 9-22 Februari.

Pada pembatasan kali ini, pemerintah berfokus pada pengawasan di tingkat RT-RW.

Aparat keamanan dan petugas kesehatan akan berjaga di posko kelurahan/desa untuk memantau kegiatan masyarakat.

GridPop.ID (*)