Find Us On Social Media :

Apa Hubungannya Wanita Nangis dengan Pembunuhan Brigadir J? Kamaruddin Simanjuntak Temukan Benang Merahnya!

By Arif B, Selasa, 6 Desember 2022 | 08:02 WIB

Tante Brigadir J, Rohani Simanjuntak saat ditemui Grid.ID di kawasan Pengadilan Negeri Jakarta Sslatan, Selasa (1/11/2022).

Dirinya juga mengatakan selain yang menangis di rumah ferdy Sambo, si cantik yang dimaksud juga wanita berseragam cokelat.

Kamaruddin Simanjuntak juga menyebut si cantik sebagai 'piala bergilir'.

"Salah satunya itu adalah yang piala bergilir, yang wanita cokelat itu, satu lagi yang nangis di rumah Bangka," kata Kamaruddin Simanjuntak, dilansir Tribunnews.

Kemudian, Kamaruddin Simanjuntak pun menegaskan jika si cantik yang ia maksud ini, yang diduga dekat dengan Ferdy Sambo, ada lebih dari satu orang.

"Ada lebih dari satu, satu itu yang berseragam cokelat itu yang disebut piala bergilir, yang menginformasikan ke saya orang intelejen saya jenderal juga dari Akpol 87," terang dia.

Bahkan menurut dia, kejadian di rumah Jalan Bangka itu menjadi pemicu dendam bagi Ferdy Sambo kepada Brigadir J.

Sejak kejadian itu kata Kamaruddin Simanjuntak, Brigadir J kerap mendapat ancaman.

Baca Juga: Rela Dihukum Mati Gantikan Ferdy Sambo, Syarifah Ima Tulis Surat Cinta untuk Suami Putri Candrawathi: I Love You

"Ferdy Sambo begitu benci kepada Yosua karena Yosua ini dianggap awalnya berpihak kepada Putri karena dia sebagai ajudan Putri ikut dianggap memberi tahu si cantik itu, ketika mereka cari-cari sampai pakai senjata laras panjang di daerah Kemang itu," tutur Kamaruddin Simanjuntak.

"Hubungannya karena si PC ini kan sering mengajak ajudannya, salah satu Yosua, dianggap dia memberi tahu keberadaan wanita ini (si cantik). Padahal namanya ajudan diperintah-perintah kan oleh PC ya tentu dia mengikut," ungkapnya.

Menurut Kamaruddin Simanjuntak, dari kejadian itu akhirnya berlanjut pada pembunuhan Brigadir J.

Sebagai tambahan informasi yang dilansir dari Kompas.com, Bharada E pun membeberkan awal mula ia mendapatkan senjata api Glock-17 yang berunjung digunakan untuk menembak Brigadir J.