Find Us On Social Media :

Enaknya Tak Sebanding Bahayanya, Tolong Kurangi Sajikan Terong Goreng Jika Tak Ingin Nyesel Seumur Hidup, Ahli Peringatkan Efek Sampingnya

By Luvy Octaviani, Minggu, 3 April 2022 | 13:03 WIB

Terong Goreng

GridPop.ID - Terong menjadi salah satu hidangan favorit.Pasalnya, terong mudah untuk diolah dan dapat dibeli dengan harga yang terjangkau.Tak hanya itu, terong juga dipercaya memiliki efek baik untuk tubuh.Dilansir oleh kompas.com dari Medical News Today, satu porsi terong dapat memenuhi setidaknya 5 persen dari kebutuhan harian seseorang akan serat, tembaga, mangan, B-6, dan tiamin. Terong juga mengandung vitamin dan mineral lainnya.

Selain itu, terong merupakan sumber senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan.

Antioksidan adalah molekul yang membantu tubuh menghilangkan radikal bebas, yakni molekul tidak stabil yang dapat merusak sel jika menumpuk dalam jumlah besar.Meski begitu, terong justru akan menimbulkan efek buruk jika tidak diolah dengan cara yang tepat.Salah satunya adalah terong goreng.

Baca Juga: Bukan Sosok Sembarangan, Inilah Rheina Aspri ke-15 Hotman Paris yang Bikin Asisten Pribadi Lainnya Iri, Gaya Pakaian Tak Biasa Ini Jadi Sorotan!

Namun tahukah kamu, ternyata menggoreng terong adalah hal yang berbahaya!Nggak main-main, ahli ini sudah memperingatkannya.Simak bahaya terong goreng menurut ahli dalam artikel berikut.Bahaya Terong GorengDikutip Grid.ID dari Women's Health, menggoreng adalah salah satu proses masak yang sangat mungkin merusak tekstur makanan, terlebih terong.Belum lagi, kandungan lemak dari minyak yang melekat pada sayuran setelah digoreng.Presiden A Nutritious Life, Keri Glassman menegaskan mengapa terong goreng berbahaya bagi kesehatan.Keri Glassman tak memberikan celah untuk menobatkan adanya lemak jenuh pada terong goreng.Menurutnya, beberapa jenis lemak jenuh juga memiliki peranan sehat, seperti membantu membakar cadangan lemak dan menurunkan kolesterol jahat.

Baca Juga: Suaminya Dulu Karyawan Bank, Muzdalifah Mendadak Curhat soal Gaji Fadel Islami yang Tak Mampu untuk Bayar Tagihan Listrik Rumah Mewahnya: Nggak Cukup Bang

"Kita tidak harus hanya makan lemak tak jenuh saja," katanya.Glassman tidak menentang pemrosesan terong dengan minyak, namun cara menggoreng menurut dia bukanlah cara yang tepat.Menurut dia, meskipun menggunakan minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, setelah dipanaskan, minyak akan berubah struktur kimianya, yang membuatnya menjadi tidak sehat.Terlebih, saat digoreng terong akan menyerap lebih banyak minyak, dibandingkan dengan cara masak lainnya.Menggoreng, kata Glassman, juga bisa merusak vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayuran.Meski begitu, Glassman tidak melarang untuk makan terong goreng.Hanya saja cara tersebut bukanlah cara yang tepat untuk mendapatkan lemak sehat.

Baca Juga: Puluhan Tahun Diburu Pelanggan, Restoran Legendaris Ini Bongkar Rahasia Kuah Kaldu Super Nikmat yang Tak Pernah Diganti Selama 45 Tahun

GridPop.ID (*)