GridPop.ID - Asupan protein harus terpenuhi.
Pasalnya, kekurangan protein akan membuat tubuh terkena dampaknya.
Jadi simak baik-baik pembahasan tips hidup tentang penyebab kekurangan protein hingga dampak kekurangan protein berikut ini ya!
Mengutip Draxe via Kompas Health, protein merupakan nutrisi penting yang ditemukan di hampir setiap bagian tubuh.
Adapun manfaat protein yakni untuk menguatkan tulang dan otot, membentuk molekul yang disebut hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, dan membuat enzim.
Menurut Kementerian Kesehatan, orang dewasa sehat rata-rata butuh protein antara 50-75 gram per hari.
Akibat dari tubuh kekurangan protein tak boleh dianggap enteng loh!
Sebab, sejumlah gangguan kesehatan akan muncul, antara lain:
- Berat badan mudah naik atau kegemukan
- Gula darah dan kolesterol tinggi
- Metabolisme yang lamban
- Konsentrasi buruk, lemah otak (lemot), daya pikir menurun
- Massa otot turun
Lantas apa penyebab kekurangan protein?
Mengutip Medical News Today dan Healthline, berikut ini penyebab kekurangan protein:
Hipoproteinemia atau kekurangan protein erat kaitannya dengan pola makan, apalagi jika seseorang tidak mengonsumsi kalori yang cukup atau menghindari jenis makanan tertentu.
Adapun contoh kasus kekurangan protein yang berkaitan dengan pola makan yakni:
- Individu yang mengikuti diet ketat dengan menghilangkan hampir semua sumber protein nabati dan hewani.
- Ibu hamil yang tidak bisa memenuhi angka kebutuhan protein harian karena mengalami mual dan mutah parah.
- Orang yang mengalami gangguan makan, seperti anoreksia nervosa dan bulimia nervosa.
- Orang yang tidak bisa penuhi kebutuhan protein harian karena penghasilannya tidak cukup.
Sejumlah masalah pencernaan yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan protein yaitu penyakit celiac, penyakit crohn, infeksi parasit dan lainnya, kerusakan pada pankreas, kerusakan usus, seperti penyakit radang usus (IBD), dan operasi.
Kerusakan hati dapat menjadi penyebab seseorang kekurangan protein sebab mencegah produksi albumin.
Albumin merupakan jenis protein yang dihasilkan hati.
Jenis protein ini membentuk sekitar 60 persen dari total protein dalam darah.
Albumin membawa vitamin, hormon, dan zat lain ke seluruh tubuh.
Makanan Sumber Protein
Melansir Health Line dan Men's Health via GridKids.ID, berikut ini merupakan makanan sumber protein tinggi yang baik untuk dikonsumsi.
Mulai dari telur, dada ayam, brokoli, edamame, hingga keju cottage.
Selain itu ada pula greek yoghurt, oat, semua jenis ikan, udang, dan kacang.
Baca Juga: Wajib Coba Hari Ini Juga! Minum Segelas Susu Saat Sahur Secara Rutin dan Rasakan Manfaat Ajaibnya
GridPop.ID (*)
Source | : | Kompas Health,GridKids.id |
Penulis | : | Ekawati Tyas |
Editor | : | Ekawati Tyas |
Komentar